pantun melayu

Kemuning daunnya lampai,
Tumbuh di jirat paduka tuan;

Di atas dunia kau tak sampai,
Di dalam syurga bernantian.

Halia ini tanam-tanaman,
Di barat saja akan tumbuhnya;
Dunia ini pinjam-pinjaman,
Akhirat juga akan sungguhnya.

Teritip di tepi kota,
Mari dikayuh sampan pengail;
Imam khatib lagikan berdosa,
Bertambah pula kita yang jahil.

Asam kandis asam gelugur,
Ketiga asam si riang-riang;
Menangis mayat dipintu kubur,
Teringat badan tidak sembahyang.

Buat serunai batang padi,
Bunyi lagu seri pualam;
Serban bukan semuanya haji,
Haji terletak pada amalan.

Tiada boleh menetak jati,
Papan di Jawa dibelah-belah;
Tiada boleh kehendak hati,
Kita di bawah perintah ALLAH.

3 komentar:

Batara Emas mengatakan...

Amien,^_^

nday mengatakan...

...
amin,,,,,,,!

aris_chuy mengatakan...

ahay,,pantun..udah lama tak berpantun,,!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons